13 Desember 2009 pada 1:10 (as myself, as writer)
Tags: kolektor, mosaik, sejarah pribadi
What’s the matter about me? Why I’m so sad? Why I’m thinking so many things about my emotions when I know that is useless..
Aku sekarang berada di rumah. Namun bukan rumah yang kuinginkan. Sudah lama aku merasa seperti ini. Aku seperti orang asing di rumahku sendiri. Kebiasaan itu bertumpuk dan membentuk sifat dan kepribadianku. Maybe it just a wrong character building I have. Aku tidak mendapat pembinaan karakter positif yang cukup sehingga berbagai karakter negatif menguasaiku. Aku sering bertindak salah karena tidak tahu cara untuk berkomunikasi dan mendapatkan keinginanku. Aku terlalu banyak takut, dan seakan tidak punya keberanian. Daan sederet sifat yang bisa kukenali seiring aku beranjak dewasa, namun aku tahu lebih banyak yang tidak kukenali, karena aku masih tidak tahu benar apa yang terjadi pada diriku. Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar
30 Desember 2008 pada 4:15 (as friend)
Tags: kepemimpinan, teman
dia sungguh mengagumkan,
dia sungguh hebat,
dia sungguh pantas diteladani,
dia bukan dari kalangan orang kebanyakan,
dia memang seorang pemimpin,
Baca entri selengkapnya »
& Komentar
29 Desember 2008 pada 11:23 (as a son, as writer)
Tags: poet
aku tidak tahu (itulah kata yang paling banyak dikatakan oleh orang)
aku tidak tahu bagaimana cara mengungkapkan perasaankku,
aku belum dilatih untuk itu,
sekedar teori tidak cukup,
aku butuh puluhan tahun untuk dilatih,
I’m a failure,
Baca entri selengkapnya »
1 Komentar
28 Desember 2008 pada 7:46 (as muslim)
Tags: nasib, qadar, qadha, takdir
Jangan mendahului nasib. Kita tidak akan tahu apa yang telah Allah takdir-kan sebelum takdir-Nya terjadi. Takdir adalah rahasia yang tertutup. Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar
25 Desember 2008 pada 12:15 (as writer)
Tags: baca, tulis
Membaca adalah suatu budaya. Budaya yang memulai sejarah. Jauh sebelumnya komunikasi dilakukan dengan cerita. Namun setelah terciptanya tulisan dan buku, ribuan pena terus menulis. Dan dari tulisan-tulisan tersebut, menyebarlah jutaan ide yang dipikirkan manusia.
Ide-ide itu punya sisi baik dan sisi buruk. Beberapa ide itu bermuara pada keburukan meskipun pada awalnya berniat baik. Salah satunya adalah televisi.
Ya, televisi. It’s a magic box yang dapat menyihir ribuan orang yang menontonnya. Dan sayangnya, masyarakat Indonesia adalah korban dari sihir ini.
Mengapa ini terjadi? Mengapa televisi harus disalahkan? Bukankah televisi ada di seluruh dunia? Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa dijawab dengan melihat sejarah.
Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar
29 November 2008 pada 10:06 (as muslim)
Tags: musuh yang nyata
Sumpah Iblis untuk menyesatkan manusia
“Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.” (QS. Shad: 82-83) Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar
11 Agustus 2008 pada 8:30 (as myself, as writer)
Tags: inspirasi, sejarah pribadi
Pasti ada di suatu masa yang kamu ingat di mana kamu merasa sangat bersemangat. Merasa bisa melakukan banyak hal dalam waktu itu. Seakan-akan saat itu adalah momen yang sangat penuh energi. Saat di mana pikiranmu sangat aktif. Darah muda menggelegak. Semangat jiwa meledak-ledak. Pikiran meletup-letup. Tidak terbendung. Tidak tertahankan. Semua rintangan seakan bisa ditembus. Semua masalah seketika seperti membuka pintu pemecahannya sendiri.
Momen itu nyata. Asli terjadi pada diriku ini. Beberapa kali dalam beberapa rentang waktu tertentu. Namun sayangnya seringkali momen itu tidak datang tepat pada waktunya. Ia datang pada saat belum dibutuhkan, atau saat baru saja masa yang membutuhkannya telah lewat. Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar