dia sungguh mengagumkan,
dia sungguh hebat,
dia sungguh pantas diteladani,
dia bukan dari kalangan orang kebanyakan,
dia memang seorang pemimpin,
30 Desember 2008 pada 4:15 (as friend)
Tags: kepemimpinan, teman
dia sungguh mengagumkan,
dia sungguh hebat,
dia sungguh pantas diteladani,
dia bukan dari kalangan orang kebanyakan,
dia memang seorang pemimpin,
29 Desember 2008 pada 11:23 (as a son, as writer)
Tags: poet
aku tidak tahu (itulah kata yang paling banyak dikatakan oleh orang)
aku tidak tahu bagaimana cara mengungkapkan perasaankku,
aku belum dilatih untuk itu,
sekedar teori tidak cukup,
aku butuh puluhan tahun untuk dilatih,
I’m a failure,
28 Desember 2008 pada 7:46 (as muslim)
Tags: nasib, qadar, qadha, takdir
Jangan mendahului nasib. Kita tidak akan tahu apa yang telah Allah takdir-kan sebelum takdir-Nya terjadi. Takdir adalah rahasia yang tertutup. Baca entri selengkapnya »
25 Desember 2008 pada 12:15 (as writer)
Tags: baca, tulis
Membaca adalah suatu budaya. Budaya yang memulai sejarah. Jauh sebelumnya komunikasi dilakukan dengan cerita. Namun setelah terciptanya tulisan dan buku, ribuan pena terus menulis. Dan dari tulisan-tulisan tersebut, menyebarlah jutaan ide yang dipikirkan manusia.
Ide-ide itu punya sisi baik dan sisi buruk. Beberapa ide itu bermuara pada keburukan meskipun pada awalnya berniat baik. Salah satunya adalah televisi.
Ya, televisi. It’s a magic box yang dapat menyihir ribuan orang yang menontonnya. Dan sayangnya, masyarakat Indonesia adalah korban dari sihir ini.
Mengapa ini terjadi? Mengapa televisi harus disalahkan? Bukankah televisi ada di seluruh dunia? Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa dijawab dengan melihat sejarah.
29 November 2008 pada 10:06 (as muslim)
Tags: musuh yang nyata
Sumpah Iblis untuk menyesatkan manusia
“Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.” (QS. Shad: 82-83) Baca entri selengkapnya »
11 Agustus 2008 pada 8:30 (as myself, as writer)
Tags: inspirasi, sejarah pribadi
Pasti ada di suatu masa yang kamu ingat di mana kamu merasa sangat bersemangat. Merasa bisa melakukan banyak hal dalam waktu itu. Seakan-akan saat itu adalah momen yang sangat penuh energi. Saat di mana pikiranmu sangat aktif. Darah muda menggelegak. Semangat jiwa meledak-ledak. Pikiran meletup-letup. Tidak terbendung. Tidak tertahankan. Semua rintangan seakan bisa ditembus. Semua masalah seketika seperti membuka pintu pemecahannya sendiri.
Momen itu nyata. Asli terjadi pada diriku ini. Beberapa kali dalam beberapa rentang waktu tertentu. Namun sayangnya seringkali momen itu tidak datang tepat pada waktunya. Ia datang pada saat belum dibutuhkan, atau saat baru saja masa yang membutuhkannya telah lewat. Baca entri selengkapnya »